
Kesibukan pekerjaan dan rutinitas sehari-hari sering membuat orang dewasa menghabiskan banyak waktu dalam posisi duduk atau melakukan aktivitas yang sama berulang kali. Karena itu, menemukan olahraga yang dapat membantu menjaga kualitas gerak tubuh menjadi semakin penting.
Pilates Reformer merupakan salah satu pilihan latihan yang menggabungkan gerakan terkontrol, resistensi, koordinasi, dan kesadaran tubuh.
Apa Itu Pilates Reformer?
Pilates Reformer menggunakan alat dengan carriage, pegas, dan berbagai attachment untuk memberikan resistensi selama latihan.
Berbeda dengan latihan yang hanya berfokus pada jumlah repetisi atau beban, Pilates menekankan kontrol terhadap gerakan dan posisi tubuh.
Karena resistensinya dapat disesuaikan, latihan dapat dibuat sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan peserta.
Apa Manfaat Pilates Reformer untuk Dewasa?
1. Membantu Meningkatkan Kontrol Tubuh
Pilates mengharuskan peserta melakukan gerakan secara perlahan dan terkontrol. Hal ini membuat peserta perlu memperhatikan posisi tubuh dan cara mereka melakukan setiap gerakan.
Kebiasaan tersebut dapat membantu meningkatkan body awareness atau kesadaran terhadap tubuh.
2. Mendukung Postur Tubuh
Postur merupakan salah satu area yang banyak diteliti dalam penelitian Pilates.
Sebuah systematic review tahun 2024 yang menganalisis 13 penelitian dengan total 783 peserta menemukan adanya bukti bahwa Pilates dapat memberikan efek positif terhadap beberapa aspek postur tubuh.
Meta-analysis lain juga menemukan potensi Pilates dalam memperbaiki beberapa parameter postural pada orang dewasa, walaupun tingkat kepastian bukti berbeda-beda untuk setiap hasil.
3. Melatih Stabilitas dan Core
Pilates banyak menggunakan gerakan yang membutuhkan stabilisasi tubuh. Karena itu, latihan dapat menjadi salah satu cara untuk melatih kemampuan otot tubuh dalam mempertahankan kontrol selama bergerak.
Core yang terlatih dapat membantu mendukung berbagai gerakan sehari-hari.
Namun, manfaat latihan tetap bergantung pada program, teknik, frekuensi, dan kemampuan masing-masing peserta.
4. Mendukung Gaya Hidup Aktif
Pilates sebaiknya tidak dilihat sebagai satu-satunya bentuk olahraga. Bagi orang dewasa, kombinasi latihan kekuatan, aktivitas aerobik, mobilitas, dan aktivitas sehari-hari dapat membantu membangun pola hidup yang lebih aktif.
WHO merekomendasikan orang dewasa melakukan 150–300 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu, atau 75–150 menit aktivitas intensitas tinggi, serta latihan penguatan otot setidaknya dua hari per minggu.
Pilates Reformer vs Pilates Mat
Keduanya memiliki prinsip dasar Pilates yang sama, tetapi Reformer menggunakan alat untuk memberikan resistensi dan variasi gerakan yang lebih luas.
Pilihan terbaik bergantung pada tujuan, pengalaman, kondisi fisik, dan preferensi masing-masing orang.
Pilates Reformer di CSC
Pilates Reformer dapat menjadi pilihan bagi orang dewasa yang ingin memiliki waktu khusus untuk bergerak dengan lebih terkontrol dan sadar.
Bukan sekadar berolahraga lebih keras, tetapi belajar bergerak dengan lebih baik.
Referensi
- World Health Organization. Physical Activity.
- Li et al. (2024). Effects of Pilates on Body Posture: A Systematic Review. PubMed.
- Roque et al. (2024). Are Pilates Exercises Effective in Improving Postural Misalignment? Systematic Review and Meta-analysis. PubMed.